energi lihat situs sponsor
 
Minggu, 23 November 2014  
 


kembali ke depan »  
Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Soal Energi Terbarukan akan Dibahas di Jerman
Ddn/V-1 (Media Indonesia )

JAKARTA (Media): Berbagai masalah tentang energi dan permasalahan tentang pengembangan energi terbarukan akan dibahas dalam sebuah konferensi internasional yang akan diselenggarakan di Bonn, Jerman pada 1 sampai 4 Juni 2004.

Konferensi yang diberi nama, International Conference for Renewable Energies Bonn 2004 ini, merupakan kelanjutan dari Pertemuan Dunia tentang Pembangunan Berkelanjutan di Johannesburg pada 2002 lalu, kata Kanselir Jerman Gerhard Schroder di Jerman beberapa waktu lalu.

Konferensi ini, menurut dia, akan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Jerman. Konferensi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi ekspansi global energi terbarukan, termasuk ke dalam upaya memperluas pemahaman tentang energi terbarukan dan efisensi di masa depan.

Konferensi akan memfokuskan pada solusi dan komitmen-komitmen politik yang dialamatkan kepada tantangan-tantangan yang ada di negara-negara industri, dan negara berkembang. Juga negara yang dalam masa transisi atau dihadapkan pada: bagaimana mendapatkan akses fasilitas energi terbarukan bagi 2 miliar penduduk tanpa akses suplai energi modern, bagaimana mereka dapat mengembangkan peran-peran kunci mereka untuk melindungi masalah iklim global, dan bagaimana mereka mengontribusikan pembangunan ekonomi dan ketenagakerjaan sama baiknya dengan pengamanan energi dan teknologi tingkat tinggi?

Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Konservasi, dan Keamanan Nuklir Jerman Jurgen Trittin, Konferensi Terbarukan 2004 ini akan menjadi cerita sukses bagi dunia, karena di sana akan terjadi tukar pendapat dan menemukan konklusi dari pengalaman yang pernah terjadi, merupakan bagian terpenting dari konferensi ini.

Menurut dia, pihaknya akan mendorong partisipasi seluruh pemerintahan negara di dunia agar ikut serta dalam konferensi tersebut. Pemerintah Jerman, kata Trittin, berharap berbagai negara mengikutsertakan perwakilannya atau menterinya yang bertanggung jawab dalam masalah energi, lingkungan, dan pembangunan, serta perencanaannya.

Dia mengatakan akan mengundang seluruh organisasi internasional dan stake holder termasuk sektor swasta, penguasa lokal, dan organisasi non pemerintah (Ornop), untuk berpartisipasi dalam menyukseskan konferensi tersebut.

Energi adalah suatu yang fundamental dalam menyesejahterakan manusia dan prasyarat penting bagi pembangunan sosial dan ekonomi. Tetapi, diyakini secara ekonomi kurangnya efisiensi dalam penggunaan energi yang bersumber dari fosil. Hingga kini, sistem ekonomi global bersifat tidak berkelanjutan baik secara ekonomis, sosial, dan ekologis.

Menteri Pembangunan Jerman Heidemarie Wieczorek-Zeul seperti dikutip dari majalah Deutschland edisi April/Mei mengatakan, saat ini dua miliar orang tidak memiliki akses energi modern. Akses itu, menurut dia, merupakan suatu yang penting guna mengurangi masalah kemiskinan di seluruh dunia. Karena itu, jelasnya, pihaknya memiliki komitmen terhadap masalah sumber energi terbarukan sebagai komitmen pengurangan kemiskinan secara berkelanjutan.

Sumber : Media Indonesia (10 Mei 2004)

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 24 Desember 2004

  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2014 LIPI